Saturday, 30 November 2013

27 NOVEMBER 2013

WALAU TULISAN INI TAK DIBACA SESIAPA,
TAKPA,
AKU TAK KISAH,
CUKUPLAH IA MENJADI SEJARAH,
SEBUAH DIARI,
PETIKAN HITAM PUTIH HIDUPKU,

27 NOVEMBER 2013,
BERMULA SEGALANYA...


banyak perkara yang perlu aku pertimbangkan,
banyak perkara yang menemani perjalanan,
banyak perkara yang buat aku lemas sendirian,
banyak perkara yang buat aku rebah dan lemah...

hari itu...
saat aku tak lagi memendam rasa dihati,
kerna aku tak berdaya sebegini,
aku cuba melagukan suara hati,
tapi aku lemah,lalu air mata membasahi pipi...

tak pernah aku menangis seteruk itu,
aku tak mampu lagi membiarkan ia beku...

sedihnya, hanya ALLAH yang tahu,
mengapa hati ini sedikit pun tidak diambil peduli??
pernahkah aku berbuat begitu??
kini, bukan lagi masa untukku terus membuta tuli...

saat aku rebah,
masih ada yang kisah

datang menghulur tangan memberi kekuatan,
tanganku erat dalam genggaman,
ya allah... sungguh buat aku bertambah kesedihan...

pesannya,
"merendah diri tak bermakna kita menghinakan diri,
carilah kekuatan dalam kelemahan itu untuk terus melewati hari-hari menanti,
kuatlah, "ummi" tau awak kuat,
andai berserah, 
berserahlah sungguh-sungguh kerana Allah,
jangan sesekali berserah pada manusia yang lemah,
banyak kerenah,
kata "ummi"...
 biasanya orang sungguh-sungguh menangis kerana orang yang kita sayang kan???
awak sayang dia???
beruntungnya dia, andai dia tahu yg awak sayangkan dia walau diberlakukan sebegini rupa...
tapi,
"ummi" tak yakin sayang dia terhadap awak,
kasih dia terhadap awak,
bangunlah nak, 
bangunlah..."

berhentilah menangis duhai anak,
lalu pipi yang basah dikucup sayu,
air mata disapu sepi, 
pelukan erat hadiah buatku,
sungguh aku sayu...

TERIMA KASIH UMMI...
malu bila teringat kembali,
saat lutut rebah menyembah bumi,
lemah, sungguh aku lemah...

kata-kata "ummi" buat aku bangun kembali,
andai Allah takdirkan ini untuk aku,
Alhamdulillah, tanda syukur tak terhingga...

tapi kata maaf sedikit pun tak dihulurkan,
begitukah teman???
begitukah???

andai itu caranya,
pasrah yang aku katakan,

teruslah begitu,
teruslah...

dah dua hari aku demam,
andai demamku kerana itu,
sungguh betapa tertekannya aku


WALAUPUN IA TAK JELAS,
CUKUPLAH AKU YANG TAHU,
CUKUPLAH AKU YANG RASA...


















beginikah erti sayang???

 "saya sayang awak sangat"
beginikah erti sayang?
sungguh aku tak terbayang,
sungguh buat fikiranku melayang-layang...

saat pertama kali kalimah itu melintasi gegendang telinga,
sungguh terharu aku mendengarnya,
buat aku juga tak sangka,
Allhamdulillah, syukur tak terhingga...

tapi, beginikah erti sayang???

kalimah itu tak sama dengan penterjemahan perbuatannya,
benar, lain yang ku rasa,
bukan belaian manja yang bermain dikepala,
bukan tabik hormat yang kupinta,
tapi cukup sekadar memahami aku seadanya...

mungkin ini ujian Allah buat diri ini,
kadang aku tak kuat nak hadapi,
bukan sekali, tapi berkali-kali,
hakikatnya, aku lali dilayani begini,
tapi peritnya tetap menyentuh hati...

kadang, aku cemburu melihat sahabat lain,
punya teman yang setia berpanjangan,
kasih beriringan,
mesra sepanjang perjalanan,
adakah aku tak layak punya teman seakrab kalian?

tapi...dulu,
tika masih di bangku sekolah,
aku punya teman karib sepanjang langkah,
menemani penat lelah,
berkongsi segala masalah,

sungguh, aku R. I. N. D. U . zaman itu...